Bedah Minor

Bedah minor adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan pembedahan kecil sebagai upaya untuk melakukan diagnosa atau untuk memberikan terapi atau pengobatan. Bedah minor ini biasa dilakukan dengan menggunakan anestesi yang bersifat lokal. Dalam melakukan bedah minor ini juga memerlukan beberapa peralatan yang dilakukan untuk tindakan membedah. Alat yang biasanya digunakan untuk melakukan pemedahan ini ialah pinset, jarum hecting, benang hecting, pisau bedah dan lain sebagainya. sebagai contoh tindakan pembedahan minor yang biasa dilakukan dalam dunia kebidanan ialah pemasangan implan.

Pemasangan implan merupakan salah satu tindakan bedah minor yang dilakukan dengan cara pembedahan pada bagian lengan atas bagian dalam pada tangan pasien tersebut. Hal ini sebagai wujud dari penggunaan alat kontrasepsi implan. Alat kontrasepsi implan sendiri menjadi salah satu alat kontrasepsi yang tersedia dalam pelayanan kebidanan. Pemasangan implan dilakukan dengan cara melakukan pembedahan kecil pada bagian dalam lengan atas kemudian memasukkan tabung implan sesuai yang dikehendaki oleh pasien. Tabung implan yang dimasukkan ke dalam lengan tersebut bergantung kepada jenis implan yang digunakan. Terdapat tabung implan yang terdiri dari satu tabung, dua tabung hingga 6 tabung. Namun pada masa sekarang ini tabung implan yang digunakan ialah satu tabung.



Selain pemasangan implan, contoh lain dari tindakan pembedahan minor ialah khitan atau sunat. Khitan atau sunat ini biasanya diperuntukkan kepada laki-laki. Khitan atau sunat menjadi salah satu tindakan bedah minor. Khitan atau sunat ini menggunakan alat-alat pembedahan minor seperti pisau bedah, jarum hecting, benang hecting dan lain sebagainya.

Pembedahan minor pada khitan atau sunat dilakukan dengan memotong sebagian kulit atau kulup yang terdapat pada bagian penis. Secara medis, sunat atau khitan dilakukan dengan menotong bagian kulit dengan menggunakan alat-alat bedah minor. Selain itu seunat atau khitan ini dapat memberikan manfaat bagi pria yang melakukannya. Manfaat tersebut diantaranya ialah mencegah kanker, mencegah infeksi, mencegah penyakit seksual, mencegah inflamasi dan lain sebagainya.


Instrumen Dasar Bedah Minor

Instrumen dasar bedah minor merupakan peralatan yang harus tersedia dalam tindakan bedah minor. Instrumen dasar bedah minor ini terbagi atas 4 bagian berdasarkan fungsi dari alat-alat tersebut. Instrumen yang dimaksud ialah instrumen dengan fungsi memotong, instrumen dengan fungsi menggenggam, instrumen dengan fungsi perdarahan, dan instrumen dengan fungsi menjahit. Instrumen dengan fungsi memotong digunakan untuk memotong jaringan. Contoh dari instrumen dengan fungsi memotong ini ialah berbagai macam gunting, pisau scapel dan pegangannya. Instrumen dengan fungsi menggenggam digunakan untuk mengenggam jaringan. Contoh dari instrumen ini ialah pinset anatomi, pinset chirurgis, dan klem jaringan. Instrumen dengan fungsi perdarahan digunakan untuk menghentikan perdarahan yang timbul. Contoh dari intrumen ini ialah klem mosquito dan klem arteri lurus. Instrumen dengan fungsi menjahit digunakan untuk menjahit atau menyatukan jaringan. Contoh dari instrumen ini ialah benang bedah, needle atau jarum jahit dan needle holder.

Instrumen dasar untuk melakukan pembedahan ini harus tersedia pada saat melakukan tindakan pembedahan. Minimal terdapat satu alat yang mewakili satu fungsi untuk melakukan pembedahan. Namun alangkah baiknya bila instrumen dasar ini dapat tersedia agar tindakan pembedahan yang dilakukan dapat berjalan dengan cepat. Dan pastikan semua instrumen atau alat yang akan digunakan untuk tindakan pembedahan dalam keadaan steril agar dapat terhindar dari infeksi sehingga luka bekas pembedahan pun dapat sembuh dengan mudah.



Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • wikipedia.org




Terima kasih untuk Like/comment FB :