Pinset

Pinset merupakan bagian dari alat kesehatan. Alat kesehatan merupakan berbagai macam peralatan yang berfungsi dalam menunjang kesehatan. Pinset ini sering dilibatkan pada berbagai tindakan seperti tindakan bedah minor. Pinset ini biasanya di dapatkan di toko alat kesehatan atau toko alkes. Alat ini tergolong ke dalam alat kesehatan yang berfungsi sebagai alat bantu dalam melakukan suatu tindakan. Pada dasarnya alat ini dibuat untuk membantu menjaga fungsi dari tubuh manusia ataupun diagnostik terhadap suatu penyakit yang di derita oleh manusia. Tentunya alat ini berguna bagi kelangsungan hidup manusia.

Pinset disebut juga sebagai alat memegang karena pada umumnya alat ini berfungsi untuk memegang objek tertentu seperti jaringan kulit. Alat ini juga digunakan untuk mengambil atau menarik bagian dari tubuh makhluk hidup yang dilakukan pembedahan. Misalnya seperti memisahkan organ yang satu dengan yang lainnya.

Informasi harga dan pembelian pinset klik disini

Pinset
Pinset sirurgis / chirurgis

Pinset anatomis


Macam-macam Pinset

Pada umumnya alat ini terdiri dari 2 jenis yaitu anatomis dan chirurgis. Pinset anatomis merupakan alat yang digunakan sebagai alat pemegang dengan ciri pada bagian ujung dari alat ini tidak memiliki gigi. Alat ini terdiri dari berbagai macam ukuran dimulai dari ukuran yang pendek sampai dengan ukuran yang panjang. Alat ini umumnya digunakan sebagai alat bantu pada tindakan penjahitan luka. Alat ini digunakan untuk menekan bagian luka dengan menggunakan kassa agar perdarahan yang timbul dapat berkurang. Selain itu alat ini juga dapat digunakan untuk membantu memegang jarung jahit saat melakukan tindakan penjahitan luka. Fungsi dari alat ini ialah untuk membentuk pola jahitan dan memindahkan jahitan, menjepit serta menahan jaringan lebih kuat, menjepit otot, menjepit luka, membersihkan dan mengambil sisa-sisa dari luka jahitan, menjepit jaringan tipis dan lunak, dan menjepit kassa.

Alat ini sangatlah mudah untuk digunakan karena dengan struktur sedemikian rupa dapat memudahkan penggunanya untuk menggunakan alat ini. Cara menggunakannya ialah dengan memegang alat tersebut tekanan pegas akan muncul bila jari-jari tangan saling menekan ke arah yang berlawanan. Tekanan pegas yang muncul tersebut menghasilkan suatu kemampuan berupa menggenggam. Semakin erat jari-jari tangan menekan ke arah yang berlawanan maka akan semakin besar tekanan pegas yang dihasilkan dan semakin erat genggaman yang dihasilkan. Pengaturan tekanan pegas atau genggaman ini bergantung pada petugas atau operator alat tersebut.

Jenis selanjutnya ialah pinset chirurgis. Alat ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan pinset anatomis namun bedanya ialah pada alat ini terdapat gigi. Pinset chirurgis ini disebut juga dengan pinset jaringan, tissue forceps atau pinset operasi. Susunan gigi pada alat ini adala yang terdiri dari susunan gigi 1x2 atau dua gigi pada satu bidang, 2x3 dan lain sebagainya. alat ini lebih harus digunakan pada jaringan dengan perhitungan yang tepat. Artinya ketepatan dalam menggenggam jaringan sangatlah diperlukan untuk menggunakan alat ini. Karena alat ini dapat merusak jaringan yang digengamnya. Oleh karena itu membutuhkan ketepatan dalam menggenggam jaringan. Alat ini juga memiliki fungsi yang sama dengan pinset pada umumnya. Fungsi dari alat ini ialah untuk membentuk pola jahitan dan memindahkan jahitan, menjepit serta menahan jaringan lebih kuat, menjepit otot, menjepit luka, membersihkan dan mengambil sisa-sisa dari luka jahitan, menjepit jaringan tipis dan lunak, dan menjepit kassa. Cara menggunakannya pun hampir sama dengan pinset anatomis yaitu dengan melakukan penekanan pada alat tersebut untuk menghasikan tekanan pegas agar dapat mengenggam objek yang diinginkan.



Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
  • wikipedia.org




Terima kasih untuk Like/comment FB :