Fungsi Gunting

Fungsi gunting yang kita kenal pada umumnya ialah sebagai alat pemotong. Fungsi gunting yang lainnya ialah dapat digunakan untuk mengunting benang, menggunting jaringan dan menggunting balutan. Bentuk gunting umumnya ada yang lurus dan ada yang bengkok. gunting yang lururs biasanya digunakan untuk tindakan pada bagian permukaan, sedangkan gunting yang bengkok atau melengkung biasanya digunakan untuk bagian dalam luka. Bagian dari gunting yang digunakan untuk memotong biasanya ialah bagian atas atau distal dari gunting atau mata gunting. Pada saat melakukan pemotongan atau pengguntingan sebaiknya gunting tidak boleh ditutup kecuali apabila mata gunting di ujungnya dapat terlihat.

Fungsi gunting yang lain di dasarkan dari jenis gunting itu sendiri. Misalnya saja gunting kassa. Gunting tersebut mempunyai fungsi untuk memotong atau menggunting perban atau kassa. Gunting kassa disebut juga dengan bandage scissors. Gunting kassa ini memiliki bentuk sedikit melengkung dengan tonjolan pada ujung gunting.

Informasi harga dan pembelian GUNTING OPERASI klik disini

fungsi gunting
Gunting operasi tajam-tajam lurus

Gunting tajam tumpul


Terdapat gunting lainnya yaitu seperti gunting bedah, gunting tali pusat dan gunting episiotomi. Ketiganya mempunyai fungsi gunting yang sama yaitu sebagai alat pemotong, namun ketiganya digunakan untuk memotong objek yang berbeda. Fungsi gunting bedah ialah untuk memotong jaringan yang dilakukan pembedahan. Sedangkan fungsi gunting tali pusat ialah untuk memotong tali pusat bayi yang terhubung pada ibunya pada saat persalinan. Dan fungsi gunting episiotomi digunakan untuk memotong perineum guna memperlebar jalan lahir.

Bentuk dari gunting bedah itu sendiri mempunyai bentuk yang lurus. Terdapat dua jenis gunting bedah yaitu bentuk lurus dengan ujung tajam/tajam dan bentuk lururs dengan ujung tajam/tumpul. Sedangkan bentuk dari gunting tali pusat ialah bengkok atau melengkung dengan ujung yang tumpul. Dan bentuk dari gunting episiotomi hampir sama dengan bentuk gunting kassa atau perban. Hanya bedanya pada gunting episiotomi tidak terdapat tonjolan pada ujung guntingnya.

Gunting bedah disebut juga dengan surgical scissors, sedangkan gunting tali pusat disebut juga dengan umbillical scissors, dan gunting episiotomi disebut juga dengan episiotomy scissors. Ketiga gunting tersebut terbuat dari bahan atau material anti karat yaitu bahan stailess steel. Dan khusus ketiga gunting ini bila akan digunakan harus dalam keadaan steril.

Fungsi Gunting dalam Tindakan Bedah Minor

Fungsi gunting dalam tindakan bedah minor ialah sebagai alat pemotong. Gunting dalam bedah minor yang digunakan ialah gunting jaringan tajam/tajam dan gunting jaringan tajam/tumpul. Keduanya memiliki bentuk yang sama namun pada ujung guntingnya saja yang berbeda. Sangatlah jelas dalam tindakan bedah minor, gunting digunakan untuk memotong jaringan yang akan dibedah.

Gunting bedah disebut dengan surgical scissors. Gunting bedah ini terbuat dari bahan atau material yang tahan terhadap karat atau anti karat. Bahan dasar pembuat gunting tersebut ialah bahan stainless steel. Gunting bedah ini apabila akan digunakan harus dalam keadaan steril.

Keberadaan gunting dalam tindakan bedah minor sangatlah dibutuhkan. Karena dengan gunting ini dapat mempermudah dan mempercepat tindkaan bedah minor yang dilakukan. Selain itu dengan menggunakan gunting akan menghasilkan pemotongan jaringan yang rapih. Alat lainnya yang serupa dengan fungsi gunting ialah pisau bedah. Namun pisau bedah ini lebih spedifik digunakan untuk memotong jaringan dan memisahkan jaringan dengan trauma sekecil mungkin. Berbeda dengan gunting bedah, pisau bedah ini dapat terpisah dari pegangannya atau gagang pisau. Namun apabila akan digunakan maka diperlukan gagang pisau tersebut.



Oleh : Bidan Rina
Sumber:
  • alkeskelompoka.blogspot.co.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :