Gunting Bedah

Gunting bedah disebut juga dengan gunting jaringan. Gunting bedah ini terdiri dari dua jenis yaitu gunting mayo dan gunting metzenbaum. Gunting mayo ini memiliki bentuk mata guntingnya yang lurus atau melengkung. Sedangkan gunting metzenbaum memiliki ukuran yang lebih panjang dan lebih banyak gunting ini digunakan ialah pada bagian lengkungan yang halus di ujungnya. Gunting bedah dengan ujung yang tumpul berfungsi untuk membentuk bidang jaringan atau jaringan yang lembut. Sedangkan gunting bedah dengan ujung yang bengkok berfungsi untuk melindungi jaringan lainnya yang tidak dipotong.

Gunting bedah seperti gunting mayo memiliki fungsi yang sama dengan gunting metzenbaum yaitu sebagai alat untuk memotong jaringan. Keduanya merupakan alat pembedahan yang paling sering digunakan. Kedua alat tersebut terbuat dari bahan anti karat atau yang disebut dengan bahan stainless steel. Bahan stainless steel ini memiliki sifat tahan lama dan tidak mudah mengalami korosif.


Gunting mayo memiliki fungsi yang lebih spesifik yaitu untuk memootong atau menggunting bagian yang liat. Sedangkan gunting metzenbaum digunakan untuk memotong bagian jaringan. Ukuran gunting metzenbaum ini lebih kecil daripada ukuran dari gunting mayo namuan panjang dari gunting metzenbaum lebih panjang dibandingkan dengan gunting mayo.

Baik gunting mayo maupun gunting metzenbaum ini dapat digunakan kembali apabila telah disterilkan terlebih dahulu. Sebelum di sterilkan alat tersebut sudah di dekontaminasi dalam larutan klorin dnegan konsentrasi 0,5% dalam waktu sepuluh menit. Kemudian setelah alat di dekontaminasi, maka langkah selanjutnya alat atau gunting tersebut di cuci dengan menggunakan air sabun. Setelah di cuci dengan menggunakan air sabun, selanjutnya gunting tersebut dibilas dibawah air yang mengalir. Kemudian keringkan gunting tersebut dengan menggunakan handuk kering. Setelah itu, barulah simpan gunting tersebut dalam keadaan terbuka atau tidak mengunci ke dalam sterilisatr untuk di sterilkan selama kurang lebih satu jam.


Gunting Bedah Metzenbaum

Gunting bedah metzenbaum merupakan salah satu jenis dari gunting bedah. Gunting metzenbaum merupakan gunting yang memiliki ukuran yang lebih panjang dibandingkan dengan gunting mayo. Gunting metzenbaum ini sering digunakan untuk membuka jaringan, mengeksplorasi, membebaskan tumor yang masih kecil dari jaringannya, dan membuat luka menjadi rapih. Gunting metzenbaum memiliki beberapa bagian. Bagian dari gunting metzenbaum ini diantaranya ialah bagian ujung pisau, bagian pisau atau blade, setengah bagian atas dan setengah bagian bawah gunting, lubang jari, gagang, dan joint. Yang dimaksud dengan joint adalah sambungan dari gunting metzenbaum yang memiliki bentuk screw sehingga dapat membuat sudut dari gunting dapat membuka dan menutup.

Pada bagian ujung dari gunting metzenbaum berbentuk runcing dan tumpul. Ujung yang runcing dapat memotong jaringan dnegan mudah, sedangkan ujung yang tumpul dapat melindungi jaringan yan ada dibawahnya. Ujung gunting metzenbaum yang tumpul dan berbentuk bulat berada pada bagian bawah gunting sedangkan bagian ujung gunting yang tajam berada pada bagian atas.

Ujung gunting metzenbaum yang tajam dapat memudahkan gunting tersebut menggunting jaringan sedangkan ujung gunting metzenbaum yang tumpul dan berbentuk bulat dapat dijadikan sebagai pelindung pada jaringan disekitarnya saat melakukan pengguntingan terhadap jaringan.

Gunting metzenbaum ini terbuat dari bahan metal magnetis atau yang disebut juga dengan bahan artensit. Bahan metal ini memiliki kekuatan dan awet digunakan. Selain itu dalam gunting metzenbaum ini mengandung chromium. Chromiun tersebut dapat membentuk suatu lapisan. Lapisan tersebut akan terbentuk pada bagian permukaan gunting. Lapisan tersebut dinamakan dnegan passive layer. Inilah yang mmebuat gunting tersebut disebut berbahan dasae stainless steel. Bahan stainless steel ini memiliki sifat alat menjadi tidak mudah berkarat, serta tahan lama atau awet.



Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • astm.org




Terima kasih untuk Like/comment FB :