Gunting Benang Hecting

Gunting benang hecting merupakan salah satu contoh dari berbagai jenis gunting medis. Gunting benang hecting ini digunakan untuk memotong benang pada saat melakukan penjahitan luka. Gunting benang hecting ini pada umumnya memiliki ketebalan yang tipis dengan ujung gunting yang tajam. Gunting ini memiliki bentuk yang lurus sehingga dapat dengan mudah untuk digunakan. Ketebalan dari gunting yang tipis ini membuat gunting ini juga dapat digunakan untuk memotong benang pada saat melakukan pengangkatan jahitan.

Informasi harga dan pembelian gunting operasi klik disini

gunting benang hecting
Gunting benang hecting (up hecting)


Cara Menggunakan Gunting Benang Hecting

Cara menggunakan gunting benang hecting ini pada umumnya sama dengan menggunakan gunting medis lainnya. Gunting benang hecting ini harus digunakan dengan hati-hati karena ujung gunting ini merupakan ujung yang tajam. Pada saat akan melakukan pengguntingan dengan menggunakan gunting benang hecting, pastikan jaringan atau kulit yang berdekatan dengan benang terhindar dari goresan gunting tersebut.

Cara menggunakan gunting benang hecting ini cukup dengan menggunakan tangan yang dominan terutama pada bagian ibu jari dan jari telunjuk masuk ke dalam lubang dari gunting tersebut. Kemudian buka gunting dengan cara menjauhkan ibu jari dengan jari telunjuk pada arah yang berlawanan. Baru setelah itu masukkan salah satu ujung gunting pada benang yang akan digunting sehingga posisinya benang yang akan digunting tersebut berada pada bagian tengah-tengah gunting. Setelah itu tutup gunting dengan cara mendekatkan ibu jari dengan jari telunjuk pada arah yang berlawanan. Maka secara ototmatis benang tersebut akan tergunting.

Gunting ini paling sering digunakan pada saat tindakan penjahitan dan pengangkatan jahitan luka. Penjahitan luka itu sendiri diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendekatkan tepi luka dengan menggunakan benang. Hal ini dilakukan sampai luka yang timbul dapat sembuh serta dapat menahan beban fisiologis. Tindakan penjahitan luka ini biasanya dilakukan pada saat terdapat luka dan luka tersebut harus dijahit agar dapat sembuh. Luka itu sendiri mengandung arti sebagai semua kerusakan yang terjadi secara kontiuitas jaringan sebagai akibat trauma mekanis. Luka yang membutuhkan tindakan penjahitan biasanya merupakan luka yang mengakibatkan terjadinya perdarahan. Sehingga untuk menghentikan perdarahan tersebut, diperlukan tindakan penjahitan luka.

Gunting benang yang digunakan dalam tindakan penjahitan luka ataupun pengangkatan jahitan harus bersifat steril. Artinya sebelum dan sesudah tindakan penjahitan luka atau pengangkatan luka harus dalam keadaan steril. Gunting ini dapat menjadi steril melalui sutau proses yang bernama sterilisasi. Sterilisasi ini merupakan suatu tindakan yang dilakukan dengan tujuan agar alat-alat tersebut menjadi steril. Proses sterilisasi itu sendiri dapat dilakukan dengan cara kimia maupun dnegan cara fisik. Setrilisasi dengan cara kimia dilakukan dengan cara alat atau gunting tersebut di rendam dalam larutan kimia dalam jangka waktu tertentu. Cairan kimia yang dapat mensterilkan alat diantaranya ialah savlon, alkohol, formalin dan lain-lain. Sedangkan cara mensterilkan alat atau gunting tersebut dapat dilakukan dengan panas kering, uap berkenanan, panas basah, dan lain-lain. Apabila akan menggunakan alat sterilisasi panas kering atau oven udara panas alat tersebut dapat disterilkan dalam jangka waktu tertentu. Jagka waktu yang dimaksud seperti pada suhu 200 derajat celcius di oven selama 20 menit, sedangkan pada suhu 180 derajat celcius di panaskan selama 30 menit, dan pada suhu 160 derajat celcius dipanaskan selama 160 derajat celcius. Untuk uap bertekanan atau autoclave sterilisasi dilakukan selama 15 menit pada suhu 120 derajat celcius dengan tekanan 2 atm.




Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • bedahminor.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :