Gunting Plester

Gunting plester disebut juga dengan gunting perban. Gunting plester ini sesuai dengan namanya memiliki fungsi untuk menggunting plester. Disamping digunakan untuk menggunting plester, alat ini juga dapat digunakan utnuk menggunting perban. Gunting ini memiliki bentuk yang sama dengan gunting episiotomi. Namun diantara keduanya terdapat perbedaan yaitu pada gunting untuk plester ini pada bagian ujungnya berbentuk tumpul dan terdapat tonjolan pada salah satu ujung gunting tersebut. Sedangkan pada gunting episiotomi tidak terdapat tonjolan pada salah satu ujung guntingnya.

Gunting plester ini biasanya digunakan untuk menggunting bahan-bahan yang bersifat tidak steril atau bahan yang bersifat bersih saja. Sehingga dalam penggunaan gunting ini cukup dibersihkan saja tidak perlu di sterilkan. Gunting ini juga terbuat dari bahan anti karat yaitu bahan stainless steel. Alat yang terbuat dari bahan anti karat seperti stainless steel ini tidak akan mudah mengalami korosif. Cara pembersihan gunting ini cukup cengan dilakukan dekontaminasi, dicuci dengan menggunakan sabun dan dibilas pada air bersih yang mengalir tanpa harus disterilkan.


gunting plester
Gunting pelester (gunting perban)


Gunting Plester atau Gunting Perban

Gunting plester atau gunting perban ini mempunyai bentuk dengan ujung gunting yang tumpul. Pada ujung gunting ini juga terdapat tonjolan atau yang disebut dengan kepala kecil. Adanya kepala kecil ini dapat mempermudah penggunanya untuk menggunting plester atau perban. Knowles dan lister merupakan contoh dari jenis gunting ini. Pada gunting ini juga memiliki bagian yang panjang sehingga dapat mempermudah kita atau penggunanya menggunakan alat ini. Ujungnya yang tumpul sengaja dibuat agar dapat menghindari terjadinya kecelakaan akibat menggunakan alat ini untuk pemotongan plester atau kassa atau perban. Gunting ini dapat digunakan sebelum plester dipasang kita potong plester tersebut terlebih dahulu. Selain dapat digunakan sebelum plester terpasang ternyata gunting ini juga dapat memotong plester pada saat plester tersebut terpasang.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa gunting plester tidak hanya digunakan untuk memotong plester namun juga dapat digunakan untuk memotong benda atau bahan lainnya yang tidak steril. Selain itu telah dijelaskan sebelumnya bahwa antara gunting plester dengan gunting episiotomi terdapat kemiripan bentuk. Namun keduanya sangatlah berbeda. Untuk gunting episiotomi digunakan untuk tindakan episiotomi atau pengguntingan perineum pada saat persalinan. Dilakukan pengguntingan pada perineum pada saat persalinan dengan tujuan agar jalan lahir dapat lebih luas sehingga bayi pun dapat dengan mudah untuk dilahirkan. Cara menggunakan gunting episiotomi pun berbeda dengan gunting plester. Jelas saja pada saat gunting episiotomi akan digunakan, gunting tersebut harus dalam keadaan steril. Pada gunting episiotomi ini tidak terdapat tonjolan sehingga dalam melakukan pengguntingan perineum harus dilindungi oleh tangan lainnya. Hal ini perlu dilakukan agr tidak membuat trauma pada jaringan lain yang tidak dikehendaki.

Sedangkan cara penggunaan gunting plester atau perban tidak perlu dilindungi dengan menggunakan tangan lain, karena pada gunting ini terdapat pelindung sehingga aman untuk menggunting plester atau perban. Cara menggunakan gunting ini sama halnya dengan menggunakan gunting biasa. Namun pada saat melakukan pengguntingan, posisikan ujung gunting yang lebih panjang dan runcing dibawah sedangkan bagian yang tumpul disimpan pada posisi atas. Tangan yang memegang gunting ialah tangan yang dominan sehingga dapat memberikan tekanan yang kuat pada gunting untuk memotong plester atau perban. Buka gunting lalu tempatkan pada batas plester yang akan digunting dan lakukan pengguntingan.




Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • Buku Panduan Praktikum Medikal Bedah




Terima kasih untuk Like/comment FB :