Jenis Gunting

Jenis gunting yang banyak digunakan memiliki fungsi utama sebagai alat pemotong. Terdapat berbagai jenis gunting terutama dalam tindakan medis. Jenis gunting dalam tindakan medis ini utamanya digunakan untuk memotong jaringan ataupun memotong benda lainnya seperti verban dan plester. Masing-masing dari setiap jenis gunting tersebut memiliki fungsi dan struktur bentuk tersendiri yang membedakan dengan gunting lainnya. Namun semua gunting tersebut terbuat dari bahan yang sama yaitu bahan anti karat yang lebih banyak di kenal dengan bahan stainless steel.



Jenis Gunting Medis

Jenis gunting medis pada umumnya digunakan untuk memotong jaringan ataupun emmotong objek lainnya seperti perban dan plester. Jenis gunting ini beragam dan dinamai sesuai dengan fungsi dari setiap gunting medis tersebut. Berikut terdapat beberapa gunting medis diantaranya ialah :

  • Gunting Perban
Gunting perban merupakan gunting atau alat yang digunakan untuk memotong perban atau plester. Gunting perban ini memiliki bentuk yang hampir mirip dengan gunting episiotomi. Namun, antara gunting perban dengan gunting episiotomi ini memiliki perbedaan dalam hal bentuk dan fungsi gunting. Apabila dilihat dari bentuknya, gunting perban memiliki bentuk dengan salah satu ujung yang tumpul dan berbentuk seperti tonjolan. Pada gunting perban memiliki mata pisau yang datar dengan ujungnya yang tumpul. Bentuk mata pisau yang datar inilah yang dapat membuat gunting perban ini digunakan untuk disisipkan pada bagian bawah luka untuk melakukan pemotongan perban tanpa menimbulkan trauma pada jringan yang berada di bawahnya. Sedangkan gunting episiotomi bentuknya lururs tanpa tonjolan di kedua ujung gunting. Fungsi dari gunting episiotomi itu sendiri ialah untuk memotong perineum pada saat proses persalinan guna memperlebar jalan lahir. Gunting perban ini biasanya digunakan dalam kondisi tidak steril. Namun, gunting perban ini perlu disterilkan apabila akan digunakan untuk menggunting balutan yang masih basah.
  • Gunting Bedah
Selanjutnya ialah gunting bedah. Gunting bedah yang umumnya dikenal ialah gunting mayo dan gunting metzenbaum. Gunting mayo ini digunakan untuk memotong jaringan begitu juga dengan gunting metzenbaum yang digunakan untuk memotong jaringan. Namun pada gunting mayo memiliki bentuk mata gunting yang lurus atau melengkung. Sedangkan gunting metzenbaum memiliki bentuk yang lebih panjang dibandingkan dengan gunting may. Untuk gunting metzenbaum ini, bagian yang paling sering digunakan untuk memotong jaringan ialah bagian lengkungan yang berada pada ujung gunting ini.
  • Gunting Benang
Gunting benang jelas saja sesuai namanya memiliki fungsi untuk menggunting benang pada saat penjahitan luka ataupun pengangkatan luka. Gunting benang ini memiliki bentuk yang lururs, kecil, dan tajam. Bahkan terdapat gunting benang yang mempunyai lekukan pada bagian ujung gunting yang berfungsi untuk mengaitkan benang yang akan digunting.
  • Gunting Jaringan
Selanjutnya terdapat gunting jaringan yang berfungsi untuk menggunting jaringan tertentu. Biasanya jaringan yang digunting ini tidak terlalu keras sehingga mudah untuk digunting dengan menggunakan gunting jaringan.

Ke semua gunting tersebut tergolong ke dalam gunting medis. Penggunaan gunting ini paling sering digunakan dalam tindakan bedah minor. Tindakan bedah minor itu sendiri merupakan tindakan yang dilakukan untuk melakukan diagnosa ataupun pengobatan terhadap suatu penyakit yang dapat disembuhkan melalui tindakan bedah minor. Semua gunting medis ini terbuat dari bahan anti karat atau bahan stainless steel. Bahan stainless steel ini juga selain tidak mudah mengalami korosif juga tahan lama untuk digunakan. Sehingga gunting yang terbuat dari bahan stainless steel dapat dipakai ulang tentunya dengan syarat di sterilkan terlebih dahulu.




Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • alatkesehatan.co.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :