Jenis Jarum Hecting

Jenis jarum hecting yang umumnya digunakan dalam tindakan penjahitan luka terdiri dari dua jenis. Jenis jarum hecting tersebut diantaranya ialah jarum otot dan jarum kulit. Sesuai dengan namanya jarum otot digunakan untuk tindakan penjahitan otot sedangkan jarum kulit dilakukan untuk tindakan penjahitan kulit. Jenis jarum hecting ini sangat familiar dan sering digunakan dalam tindakan penjahitan luka. Jarum hecting baik otot maupun jarum hecting kulit keduanya memiliki persamaan dan perbedaan diantara keduanya.


jenis jarum hecting
Benang dan jarum hecting


Berbagai Jenis Jarum Hecting

Pada pembahasan kali ini kita akan membicarakan tentang berbagai jenis jarum hecting. Jenis jarum hecting yang akan dibahas kali ini ialah jarum otot dengan jarum kulit. Jarum otot merupakan salah satu jenis jarum hecting yang terbuat dari bahan anti karat atau stainless steel. Jarum otot ini memiliki ujung yang tajam atau runcing dan bulat. Jarum hecting otot dibuat demikian karena agar dapat dengan mudah menembus otot. Sedangkan jarum hecting yang disebut jarum kulit memiliki bentuk dengan ujung jarum yang panjang dan berbentuk segitiga. Hal ini dibuat sedemikian rupa agar dapat menembus jaringan kulit dengan mudah. Seperti yang kita ketahui bahwa bagian kulit ini merupakan bagian yang alot sehingga sulit untuk ditembus jarum. Namun jarum kulit ini dirancang khusus agar dapat menembus bagian kulit.

Jenis jarum hecting lainnya dapat nerupa jarum yang lurus, maupun yang bentuknya melengkung. Pada jarum hecting tersebut memiliki perbedaan dlaam bentuknya. Biasanya perbedaan ini terletak pada bagian penampang batang jarum yang berbentuk perseg dan tajam, bulat dan tajam, serta bermata dan tidak bermata. Selain itu jenis jarum hecting ini pun bermacam-macam dimulai dai ukuran 2 mm sampai dengan 60 mm.

Jenis benang hecting ini juga memiliki berbagai macam kegunaan. Selain itu jenis benang hecting ini juga memiliki berbagai cara dalam memasang benangnya, dan cara mempersiapkan jarum tersebut. Perbedaan diantara jenis jarum hecting ini dibuat untuk memenuhi berbagai tujuan dalam tindakan penjahitan luka. Misalnya saja jarum hecting dnegan kelengkungan jarum berbeda hal ini bertujuan agar jarum dapat dimasukkan ke dalam jaringan dengan ke dalaman yang berbeda-beda. Selain itu jarum hecting ini juga dibuat dengan penampang jarum yang berbeda agar dapat disesuaikan penggunaannya berdasarkan lunak atau kerasnya jaringan yang dijahit.

Dalam melakukan tindakan penjahitan, sebalumnya kita pasti mengamati luka yang ada. Hal yang diamati dari luka tersebut ialah luasnya luka, dalamnya luka, dan lain sebagainya. apabila luka tersebut sangat dalam maka kita akan memilih jarum dengan lengkungan yang sangat lengkung. Kemudian untuk jaringan yang lunak maka kita akan memilih jarum dengan penampang yang bulat atau jarum otot. Sedangkan untuk bagian kulit, maka kita kan memilih jarum yang bersegi atau jarum kulit untuk membantu melakukan tindakan penjahitan luka.

Jenis jarum hecting ini perlu kita ketahui sebagai upaya dalam memilih jarum hecting yang tepat untuk digunakan. Pemilihan jarum yang tepat untuk melakukan tindakan penjahitan luka dapat mempercepat tindakan ini dilakukan. Smeakin cepat tindakan dilakukan maka akan mengurangi rasa ketidaknyamanan yang dialami oleh pasien dari tindakan penjahitan ini. Tindakan penjahitan akan menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada pasien. terlebih lagi bila luka tersebut tergolong ke dalam luka yang berat sehingga untuk memperbaikinya tiperlukan tindakan penjahitan luka. Maka dari itu lakukanlah tindakan penjahitan secara cepat dan tepat.




Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • fk.unsoed.ac.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :