Klem Kelly

Klem kelly atau klem kocher ialah klem yang digunakan untuk memegang jaringan atau menjepit jaringan. Klem kelly ini memiliki dua jenis klem. Dua jenis klem tersebut diantaranya ialah klem kocher dengan bentuk yang bengkok dan klem kocher dengan bentuk yang lurus. Keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai alat penjepit objek atau jaringan. Klem ini berbda dengan klem yang lainnya yang berfungsi sebagai hemostatis. Klem ini lebih ditujukan untuk digunakan sebagai penjepit objek atau jaringan.

Klem kelly dapat dengan kuat menjepit jaringan karena pada klem ini terdapat gigi pada bagian ujungnya sama seperti pada pinset sirurgis. Ujung klem yang bergigi ini memiliki fungsi agar jaringan yang di klem atau di jepit tidak terlepas dari klem ini. Dengan adanya gigi pada ujung klem ini dapat membuat jaringan dapat terjepit dengan kuat. Klem itu sendiri terbuat dari bahan yang terbuat dari bahan anti karat atau bahan stainless steel. Klem ini selain dapat digunakan untuk menjepit jaringan juga dapat digunakan untuk membantu proses pengeluaran plasenta pada saat dilakukannya proses persalinan.



Cara mengeluarkan plasenta dnegan menggunakan klem ini dilakukan dengan cara klem telah diposisikan dalam tali pusat. Kemudian penolong persalinan melakukan penegangan tali pusat sambil melakukan penekanan dorso kranial dengan menggunakan tangan yang lainnya. Setelah itu tempatkan klem kelly pada jarak 5 sampai dnegan 10 cm di depan vulva. Lakukan hal tersebut secara berulang, setelah plasenta berada di depan vulva maka putar plasenta searah dengan jarum jam secara hati-hati. Keluarkan plasenta secara perlahan-lahan.

Selain dapat digunakan dalam proses pengeluaran plasenta, klem kelly juga dapat digunakan dalam tindakan bedah minor. Dalam pembedahan minor, klem ini digunakan untuk menjepit jaringan saat melakukan tindakan tersebut. Klem kelly selain disebut juga dengan klem kocher, klem ini juga disebut juga dengan klem jaringan. Disebut juga dengan klem jaringan karena berfungsi untuk menjepit jaringan.


Cara Menggunakan Klem Kelly

Cara menggunakan klem kelly ini cukup mudah. Pada umumnya cara menggunakan klem kelly sama dengan menggunakan klem lainnya. Cara menggunakan klem ini dilakukan dnegan cara memgang klem dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk pada setiap lobang pegangan yang ada pada klem. Klem ini memiliki dua pegas yang saling berhubungan diantara keduanya. Selain itu klem ini memiliki berbagai ukuran. Terdapat klem dengan ukuran yang panjang dan klem dengan ukuran yang pendek. Klem ini dipegang dengan menggunakan tangan yang dominan agar dapat mengunci klem sesuai dengan tingkatan atau tahapan penguncian yang terdapat pada klem.

Pada klem tersebut terdapat kurang lebih tiga tahapn penguncian klem yang disebut dengan ratchet. Ratchet ini menunjukkan tingkatan penguncian pada klem. Tahapan pertama memiliki kekuatan penguncian yang lebih lemah dibandingkan dengan menggunakan penguncian pada tahap ke dua. Penguncian pada tahap kedua memiliki kekuatan penguncian yang lebih lemah dibandingkan dengan penguncian pada tahap ketiga namun [enguncian tahap ke dua memiliki kekuatan yang lebih kuat dibandingkan dengan penguncian tahap pertama. Dan penguncian tahap ketiga merupakan penguncian yang paling kuat diantaranya.

Klem dipegang dalam keadaan rileks dengan posisi klem berada pada bagian tengah tangan. Namun dalam prakteknya masih ada kesalahan dalam memegang klem ini sehingga memaksa lengan dalam posisi pronasi penuh sehingga dapat membuat tangan menjadi lebih pegal dan tegang.





Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • Buku Kumpulan Kuliah Ilmu Bedah 
  • wikipedia.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :