Macam Klem

Macam klem yang digunakan dalm tindakan medis seperti bedah minor bermacam-macam. Macam klem tersebut pada umumnya digunakan sebagai alat untuk menjepit jaringan atau benda. Macam klem yang kita kenal terdapat klem arteri, klem peritoneum dan klem lainnya. Semua jenis klem tersebut pada umumnya digunakan untuk menjepit jaringan atau obejek lainnya. Namun semua jenis klem tersebut memiliki fungsi khusus masing-masing. Pada klem tersebut terapat jepitan yang digunakan dengan cara menekan pada bagian jaringan atau objek yang akan dijepit, kemudian ibu jari dan jari telunjuk operator yang memegang bagian klem yang berlubang menekan secara berlawanan arah. Setelah itu tentukan penguncian yang diinginkan.

Penguncian pada klem dinamakan dengan ratchet, artchet tersebut biasanya terdiri dari 3 tingkatan penguncian. Dimualai dari tingkatan pertama yang dapat mengunci tapi tidak kuat sampai dengan tingkatan yang ketiga yang dapat mengunci klem dengan sangat kuat. Pegangan pada klem menyerupai pegangan pada gunting. Sehingga terdapat persamaan dalam cara melakukan penekanan pada gunting dengan penekanan pada klem. Namun diantaranya memiliki perbedaan tujuan. Pada gunting, penekanan dilakukan dengan tujuan untuk memotong atau menggunting sedangkan pada klem penekanan dilakukan dengan tujuan untuk menjepit objek yang dituju.




Macam macam Klem

Macam macam klem yang kita ketahui ialah klem arteri, klem pritoneum dan klem doek. Klem arteri digunakan untuk menjepit pembuluh darah arteri. Klem arteri ini terdiri dari beberapa macam klem ayitu klem kocher dan klem pean. Klem kocher merupakan klem arteri yang ujung klem tersebut memiliki gigi atau bergerigi. Sedangkan klem pean merupakan klem arteri yang ujung klemnya tidak memiliki gigi atau tidak bergerigi. Ada lagi macam klem lainnya yang disebut dengan klem peritoneum. Klem peritoneum merupakan klem yang digunakan untuk menjepit jaringan pada selaput perut. Ada lagi macam klem yang lain yaitu kelm doek. Klem doek ini digunakan untuk menjepit kain sperti kain operasi yang bersifat steril. Doek diartikan sebagai kaun linen dengan bentuk dimana bagian tengah dari kain ini terdapat lubang yang dapat diletakkan pada bagian atas tubuh yang akan di operasi atau di bedah.

Dari berbagai macam klem yang ada, pada umumnya memiliki car penggunaan klem yang sama. Cara menggunakan klem tersebut dilakukan dengan cara menkan bagian klem yang terdapat lubang, dimana lubang tersebut digunakan untuk memegang klem dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. Seperti yang kita ketahui bahwa pada klem terdapat pengunci klem yang disebut dengan ratchet. Ratchet pada klem terdapat 3 derajat. Untuk mengunci klem pada saat menjepit objek, sebaiknya menggunakan pengunci yang pertama terlebih dahulu. Kemudian tingkatkan penguncian secara perlahan apabila penguncian pada tingkatan pertama dirasakan belum kuat. Kunci pada tingkatan yang dirasakan penguncian tersebut terasa kuat.

Biasanya penguncian yang dilakukan pada tingkatan ketiga merupakan penguncian yang paling kuat dan sulit untuk dilepaskan. Cara melakukan penguncian pun cukup mudah yaitu dengan menyilangkan ibu jari dan jari manis yang memegang klem tersebut. Begitu pula dengan cara melepas kunci yang ada pada klem dilakukan dengan menyilangkan bagian ibu jari dan jari manis yang memegang klem. Gunakan ibu jari dan jari manis untuk memegang klem agar jari telunjuk dapat digunakan untuk mendukung klem bekerja memposisikan jepitan dengan tepat.




Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • alkesb.blogspot.co.id 
  • fungsialat.blogspot.co.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :