Pengertian Klem

Pengertian klem diartikan sebagai alat untuk menjepit, memegang atau menekan suatu objek atau benda. Pengertian klem ini merupakan pengertian klem secara umum. Terdapat pengertian klem berdasarkan jenis-jenis klem. Misalnya seperti klem arteri, pengertian klem arteri ialah alat yang digunakan untuk menjepit pembuluh darah arteri. Klem arteri ini terdiri dari klem kocher dan klem pean. Klem kocher memiliki bentuk dengan ujung klem yang bergerigi. Sedangkan klem pean, pada bagian ujung klem pean tidak terdapat gerigi atau gigi.

Pengertian klem lainnya yaitu klem allis. Klem allis ialah klem atau alat penjepit yang digunakan untuk menjepit jaringan yang halus ataupun digunakan untuk menjepit tumor. Terdapat pengertian klem lainnnya yaitu kelm babcock atau klem doek. Klem doek ialah klem yang digunakan untuk menjepit kain doek atau kain operasi. Kain doek itu sendiri merupakan kain linen dengan bagian tengahnya yang berlubang. Kaain doek ini bersifat steril karena digunakan pada saat tindakan operasi atau tindakan pembedahan. Selain itu terdapat pengertian klem peritoneum yaitu klem yang digunakan untk menjepit jaringan selaput perut.



Pengertian Klem menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Pengertian klem menurut kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai alat penjepit. Klem termasuk ke dalam peralatan bedah minor atau minor set. Klem yang termasuk ke dalam bagian dari peralatan bedah minor ialah klem lurus dan klem bengkok. Selain klem, di dalam minor set tersebut terdapat peralatan lainnya seperti pinset anatomis, pinset sirurgis, needle holder, jarum hecting, benang hecting, handscoon, gunting tajam/tumpul lururs, gunting tajam/tumpul bengkok, dan yang lainnya yag disimpan ke dalam satu wadah atau bak instrumen steril.

Klem diartikan sebagai alat penjepit yang biasanya digunakan untuk menjepit jaringan ataupun benda lainnya yang bersifat steril. Klem tersebut pada umumnya terbuat dari bahan anti karat atau stainless steel. Ukuran panjang dari klem pun bervariasi di mulai dari ukuran klem yang pendek dengan panjang 14 cm dan ukuran klem yang panjang dengan ukuran lebih dari 14 cm.

Klem biasanya bersifat steril, artinya klem sebelum digunakan harus di sterilkan terlebih dahulu. Begitu pula sesudah klem digunakan harus di sterilkan juga. Sebelum di sterilkan, klem akan melalui beberapa tahap pembersihan yaitu melalui proses dekontaminasi, proses cuci bilas, barulah sampai pada pensterilan klem.

Dekontaminasi klem dapat dilakukan dengan cara merendam klem secara terbuka dalam larutan klorin dengan konsetrasi 0,5% selama 10 menit. Kemudian setelah klem terseut di rendam dalam waktu 10 menit, klem tersebut di cuci dengan menggunakan air sabun dan sikat. Setelah di cuci dengan menggunakan air sabun dan sikta, maka klem tersebut di bilas dibawah air mengalir yang bersih. Barulah setelah dibilas, klem tersebut di keringkan dengan menggunakan handuk kering. Setelah klem tersebut kering, barulah klem tersebut di simpan dalam alat sterilisator dalam keadaan terbuka selama kurang lebih satu jam.

Cara melakukan proses sterilisasi tersebut dilakukan untuk semua jenis klem. Karena semua jenis klem tersebut pada umumnya terbuat dari bahan stainless steel sehingga cara mensterilkan klem tersebut sama. Baik klem arteri, klem doek, klem peritoneum dan klem lainnya harus dalam keadaan steril. Apabila alat tersebut duah di sterikan maka simpan klem tersbut dalam wadah tertutup dan beri label tanggal pada wadah tersebut. Tanggal yang dicantumkan adalah tanggal dimana klem tersebut di sterilkan.





Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • fungsialat.blogspot.co.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :