Pisau Pembedah Kecil

Pisau pembedah kecil merupakan sebutan lain dari scalpel yang merupakan pisau bedah. Pisau pembedah kecil ini digunakan untuk memotong atau mneginsisi jaringan. Pisau pembedah kecil ini memiliki model dimana antara mata pisau atau bisturi terpisah dengan gagangnya. Namun pada awal adanya pisau ini memiliki model dimana mata pisau melekat pada gagangnya dan tidak dapat dipisahkan. Sehingga pisau ini tidak dapat digunakan sekali pakai. Tetapi pada masa sekarang pisau ini dapat digunakan untuk sekali pakai. Namun hanya bagian dari mata pisaunya saja yang dibuang. Sedangkan gagang pisaunya masih dapat digunakan kembali dengan terlebih dahulu di sterilkan.

Informasi harga dan pembelian PISAU BISTURI klik disini

pisau pembedah kecil
Pisau bedah (bisturi blade / surgical blade)

Pisau bedah dengan gagangnya


Pisau pembedah kecil atau scalpel terdiri dari mata pisau atau bisturi dan gagang pisau. Pisau pembedah kecil untuk bagian mata pisaunya hanya digunakan untuk sekali pakai. Setelah dipakai, mata pisau tersebut dapat dibuang pada tempat sampah tajam. Mata pisau dapat dihubungkan dan dilepaskan dari gagangnya. Cara menghubungkan mata pisau pada gagangnya dibantu dengan menggunakan alat needle holder. Needle holder ini digunakan untuk memegang mata pisau kemudian dihubungkan pada gagang mata pisau. Gagang mata pisau dimasukkan pada lubang mata pisau hingga terdengar bunyi klik. Adanya bunyi klik menandakan bahwa mata pisau telah terhubung dengan gagangnya. Begitu pula yang dilakukan untuk melepas mata pisau dari gagangnya. Mata pisau dipegang oleh needle holder kemudian dilepaskan dari gagangnya.

Cara Menggunakan Pisau Pembedah Kecil

Cara menggunakan pisau pembedah kecil bergantung pada bagaimana cara kita memegangnya. Cara memegang pisau pembedah kecil agar dapat menghasilkan irisan atau pemotongan yang baik harus dipegang dengan erat. Selain itu pada bagian gagang pisu tersebut harus dipegang dengan membentuk sudut 30 sampai dengan 40 derajat dari garis irisan. Pada bagian jari tengah dan jari manis operator ditempatkan pada sebelah lateral san ventral gagang pisau, sedangkan ibu jari ditempatkan pada bagian lateral batang pisau. Dan untuk jari telunjuk operator ditempatkan pada bagian punggung gagang pisau pembedah kecil. Jari telunjuk ini berperan dalam mengendalikan arah dari irisan yang di buat serta memperkirakan dalamnya irisan yang dibuat tersebut.

Pada saat melakukan pengirisan atau pemotongan, pisau pembedah kecil tersebut dipegang seperti memegang pulpen. Selain itu gunakan kontrol yang maksimal pada saat pemotongan atau pengirisan dilakukan. Namun pada praktek yang sering terjadi dilapangan kadang kala pengirisan atau pemotongan hanya dilakukan oleh mata pisau saja tanpa menggunakan gagangnya. Hal ini sebenarnya bukan merupakan contoh yang baik. Namun bila mata pisau masih dalam keadaan steril dan dilakukan oleh para ahli yang sudah mahir menggunakan pemotongan atau pengirisan hanya dengan menggunakan mata pisau saja masih dapat diterima selama mata pisau tersebut tidak membuat trauma pada jaringan yang tidak diinginkan.

Trauma yang dihasilkan dari penggunaan pisau pembedah kecil ini harus seminimal mungkin dan tepat sasaran. Yang dimaksud dengan tepat sasaran disini ialah pisau bedah tersebut tidak membuat trauma pada jaringan yang tidak diinginkan. Trauma hanya terjadi pada jaringan yang menjadi objek sasaran atau target sasaran pembedahan. Agar pengirisan dapat dilakukan dengan mudah, maka sebelum melakukan pengirisan, jaringan yang akan di iris tersebut harus difiksi menyilan nerdasarkan arah dari irisan. Irisan yang dibuat harus bersifat tunggal artinya tidak boleh diulang. Karena apabila irirsan dibuat berulang pada tempat yang sama maka akan menghasilkan tepi irisan yang tidak rapih seperti gergaji.





Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • fungsialat.blogspot.co.id




Terima kasih untuk Like/comment FB :