Fungsi Scalpel Sesuai Bentuk Bisturinya

Fungsi scalpel sangat penting dalam prosedur pembedahan di ruang operasi. Scalpel merupakan nama lain dari pisau bedah yang terdiri dari gagang (handle) dan mata pisau (bisturi). Scalpel merupakan peralatan yang sangat diperlukan saat operasi karena digunakan untuk membuat insisi jaringan tubuh dan inilah fungsi scalpel. Jenis scalpel yang sudah langsung tersambung dengan gagangnya merupakan jenis scalpel yang sering digunakan di masa lampau. Scalpel yang mata pisaunya terpisah dengan gagangnya adalah jenis scalpel yang sering digunakan saat ini oleh dokter bedah.  Mata pisau bisa disebut juga dengan mess atau bisturi.



fungsi scalpel
Gunting Tajam-tajam Lurus


Bermacam bentuk mata pisau dan handle

Penggunaan mata pisau atau bisturi yang bisa diganti-ganti menjamin sterilitas prosedur operasi karena hanya dipakai sekali saja. Dari gambar di atas kita bisa melihat bahwa bentuk mata pisau dan gagangnya pun bermacam-macam jenis. Jenis pisau bedah dan gagangnya ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan para dokter bedah saat operasi.

Fungsi Scalpel Sesuai Bentuk Bisturinya

Gagang (handle) pisau bedah yang sering dipakai berukuran nomor 4 (untuk mata pisau berukuran besar) dan gagang nomor 3 (untuk mata pisau berukuran kecil). Berikut ini adalah bentuk-bentuk mata pisau yang digunakan oleh dokter-dokter bedah:

Bentuk-bentuk mata pisau sesuai dengan nomor dan fungsi scalpel

Dari berbagai bentuk mata pisau tersebut, mata pisau yang bernomor 11 dan 15 merupakan mata pisau yang paling sering dipakai saat prosedur operasi. Fungsi scalpel dengan mata pisau 11 digunakan untuk melakukan insisi abses atau hematoma. Setelah mata pisau ini digunakan untuk satu pasien, maka akan dibuang dan diganti dengan yang baru untuk pasien berikutnya. Gagang merupakan bagian dari pisau bedah yang dapat digunakan berkali-kali, tetapi tetap disterilisasi terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya penularan infeksi.

Cara memegang pisau bedah pun tidak bisa sembarangan, tatapi ada tekniknya. Para dokter bedah diharuskan untuk memegang pisau bedah dengan cara seperti memegang pensil atau pulpen dan menyayat untuk melakukan insisi. Berikut adalah cara memegang pisau bedah yang benar:

Cara memegang scalpel yang benar

Selain cara menggunakannya, para tenaga medis yang bekerja di ruang operasi juga mesti mengetahui cara memasangkan bisturi ke gagangnya. Caranya yaitu dengan memegang bagian mata pisau yang tumpul dengan menggunakan klem kemudian memasukkan bagian mata pisau yang berlubang di tengah ke dalam ujung gagang pisau hingga terdengar bunyi klik yang menandakan bahwa posisi mata pisau di gagang telah pas. Cara mengeluarkannya yaitu dengan cara kebalikannya dengan melepas dari bagian bawah terlebih dahulu menggunakan klem hingga mata pisau terlepas seluruhnya. Hati-hati saat memasang dan melepaskannya agar tangan tidak terluka, terutama bila pisau sehabis digunakan operasi. Selain untuk operasi, fungsi scalpel juga bisa untuk prosedur bekam basah untuk membuat insisi tipis pada kulit.

Anda dapat membeli pisau bedah di toko-toko alat kesehatan. Bisturi biasanya dijual per boks yang berisi 100 buah mata pisau per boksnya  dan dikemas satuan dalam bungkus aluminium foil. Anda dapat membelinya satuan atau per boks sekaligus. Mata pisau bedah ini memiliki masa kedaluwarsa sampai lima tahun sejak tahun produksi dan dijual seharga 80 ribuan per boksnya . Fungsi scalpel sangat penting terutama bagi pengelola fasilitas kesehatan seperti klinik atau rumah sakit karena kegunaannya yang penting dalam praktik sehari-hari tenaga kesehatan.



Oleh: dokter Rifa
Editor: Adrie Noor
Sumber: tokoalkes.com, alatbedahminor.com , alat4kesehatan.com, hargajualpisaudapur.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :